Rabu, 30 Januari 2013

Salah jika Jilbabku Selebar ini? Tanya Kenapa?




SALAH JIKA JILBABKU LEBAR ???
Aku hanya ingin taat kepada Allah yang telah menciptakanku dengan sebenar-benarnya taat.
Aku hanya ingin taat kepada Allah yang telah menyempurnakan kejadian-kejadian.
Aku hanya ingin taat kepada Allah yang telah mengkaruniakan rizki yang tak terhingga,
Aku hanya ingin taat kepada Allah yang telah  mengkaruniakan hidayah pada hati ini, yang telah melindungi dan menolongku dari jerat kemaksiatan.

SALAH JIKA JILBABKU SELEBAR INI ???
Sungguh aku hanya ingin taat kepada Allah dengan sebenar-benarnya taat. Sungguh karena perintah berhijab seperti ini tertulis dalam firmanNya.

(“…Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung ke dadanya…” [QS. An-Nuur 24:31]) Sekali lagi karena aku hanya ingin taat kepada Allah dengan sebenar-benarnya taat. Sungguh karena aku hanya ingin taat kepada Rasul-Nya, pembimbing ummat dengan risalah beliau.



SALAH JIKA JILBABKU SELEBAR INI ???
Aku hanya ingin memperoleh ridhoNya. Sungguh aku hanya ingin menjaga diri dari tangan-tangan usil yang ingin menjamah. Sungguh aku hanya ingin menjaga iffah (kehormatan) diri dari belenggu kehinaan yang merendahkanku dengan pandangan-pandangan liar penuh nafsu yang hanya buat sekedar “cuci mata”. Na’udzubillah

Sungguh aku hanya ingin taat kepada Allah dengan sebenar-benarnya taat. Aku hanya sedang belajar menjadi wanita sholihah yang dirindukan Syurga dan membuat para bidadaripun cemburu. Sungguh aku hanya ingin meninggikan izzahku (kemuliaan) sebagai wanita muslimah.

Sungguh aku hanya ingin taat kepada Allah dengan sebenar-benarnya taat. Sungguh ini adalah identitasku sebagai wanita muslimah, sebagai wujud rasa syukurku atas nikmatNya yang tiada pernah terputus. Sungguh aku hanya berharap kelak hijab yang ku kenakan ini dapat menjauhkanku dari azab panasnya api neraka di kemudian hari. Bukan karena mengikuti trend atau hanya sekedar buat gaya-gayaan atau juga hanya untuk berlagak sok suci atau terlihat ekstrim.

SUNGGUH AKU HANYA TAAT KEPADA ALLAH dan RASULULLAH DENGAN SEBENAR-BENARNYA TAAT.

SALAH JIKA JILBABKU SELEBAR INI???

Selasa, 29 Januari 2013

Ukhuwah Tak Perlu Diperjuangkan. Tanya Kenapa?

Kenapa ukhuwah tak perlu diperjuangkan?

Karena ia hanyalah akibat dari iman. 


Aku ingat pertemuan pertama denganmu ukhti sayang.  


 Dalam dua detik saja, bayangkan hanya dua detik saja aku telah merasakan perkenalan merasakan persaudaraan bahkan keterikatan hati. Karena sesungguhnya ruh-ruh kita yang saling menyapa. 


Berpeluk mesra dengan iman yang menyala, saling mufakat meski tak tahu nama dan tak saling sebut nama. 


Meski tangan belum sempat saling berjabat. 

Ku baca lagi firman Allah. "Sungguh tiap mukmin bersaudara". 



Aku makin tau, persaudaraan tak perlu diperjuangkan. Karena saat ikatan melemah, keakraban merapuh. Saat salam terasa menyakitkan, saat kebersamaan terasa menyiksa, saat pemberian serasa bara api dan saat kebaikan justru melukai. Aku tahu, yang rombeng bukanlah ukhuwah kita. Hanya  iman-iman kita yang sedang sakit, menjerit. Mungkin kita, atau kau saja. 
Tentu terlebih sering imankulah yang compang camping.

Ku baca lagi firman itu ukhti sayang dan aku makin tahu, mengapa dikala kita diancamkan Sang Kekasih di hari itu. Sebagian menjadi musuh sebagian yang lain kecuali orang-orang yang bertaqwa

Selasa, 22 Januari 2013

I Believe (Maher Zain)

When you're searching for the lightAnd you see no hope in sightBe sure and have no doubtHe's always close to you
He's the one who knows you bestHe knows what's in your heartYou'll find your peace at lastIf you just have faith in Him
You're always in my heart and mindYour name is mentioned every dayI'll follow you no matter whatMy biggest wish is to see you one day
I believeI believeDo you believe, oh do you believe?
Coz I believeIn a man who used to beSo full of love and harmonyHe fought for peace and libertyAnd never would he hurt anythingHe was a mercy for mankindA teacher till the end of timeNo creature could be compared to himSo full of light and blessings
You're always in my heart and mindYour name is mentioned every dayI'll follow you no matter whatIf God wills we'll meet one day
If you lose your wayBelieve in a better dayTrials will comeBut surely they will fade awayIf you just believeWhat is plain to seeJust open your heartAnd let His love flow through
I believe I believe, I believe I believeAnd now I feel my heart is at peace

Minggu, 20 Januari 2013

Mencintai Dengan Istimewa


Buat adik-adik sepupuku terkasih yang tengah melalui masa-masa remaja. Maaf belum mampu menjadi kakak yang baik, belum mampu memberi teladan untuk kalian. Hanya satu tulisan yang mampu tertoreh, semoga bermanfaat.

Sangatlah menyakitkan memang mencintai seseorang tetapi tidak dicintai olehnya. Mungkin lebih indah untuk mencintai dalam diam, tidak pernah menemukan keberanian untuk memberitahu mereka apa yg kamu rasakan. Hanya perlu satu menit untuk menghancurkan seseorang, satu jam untuk menyukai seseorang, satu hari untuk mencintai seseorang, tetapi membutuhkan waktu seumur hidup untuk melupakan seseorang. Hati-hati dengan hatimu adikku.

Cinta adalah ketika kamu membawa perasaan, kesabaran,dan romantis dalam suatu hubungan dan menemukan bahwa kamu peduli dengan dia. Namun hati-hatilah dengan cinta adikku. Karena bukan hanya manis yang akan dirasa ada juga sakit, kecewa dan terluka karenanya. Hal yang menyedihkan memang ketika dalam hidup adalah kamu bertemu seseorang yang sangat berarti bagimu. Namun beberapa waktu kemudian kamu mendapati ia pada akhirnya menjadi tidak berarti buatmu dan kamu harus rela membiarkannya pergi.

Ketika pintu kebahagiaan tertutup, sadarilah adikku bahwa ada pintu yang lain terbuka, tetapi kadang-kadang kita menatap terlalu lama pada pintu yang telah tertutup itu sehingga kita tidak melihat pintu lain yang telah terbuka untuk kita. Adikku, sungguh ternyata memang benarlah adanya bahwa kita tidak menyadari apa yang kita miliki itu sangat berarti untuk kita sampai kita kehilangan itu.

Adikku, memberikan semua cintamu pada seseorang tidak akan menjamin bahwa mereka akan mencintai kamu juga!!! Jangan mengharapkan cinta sebagai balasan, tunggulah sampai itu tumbuh di dalam hati mereka. Tetapi jika tidak, pastikan dia tumbuh di dalam hatimu.

Duhai adikku…Cinta datang kepada orang yang masih mempunyai harapan walaupun mereka telah dikecewakan. Kepada mereka yang masih percaya, walaupun mereka telah dikhianati. Kepada mereka yang masih ingin mencintai, walaupun mereka telah disakiti sebelumnya dan kepada mereka yang mempunyai keberanian dan keyakinan untuk membangun kembali kepercayaan untuk mencintai dan dicintai.

Duhai adikku…Semoga kamu mendapat cukup kebahagiaan untuk membuat kamu bahagia, cukup cobaan untuk membuat kamu kuat, cukup ujian untuk membuat kamu menjadi manusia yang sesungguhnya, dan cukup harapan untuk membuat kamu bahagia.

Selalu letakkan dirimu pada posisi orang lain. Jika kamu merasa bahwa itu menyakitkan kamu, mungkin itu menyakitkan orang lain juga. Kata-kata yang ceroboh dapat mengakibatkan perselisihan, kata-kata yang kasar bisa membuat celaka, kata-kata yang tepat waktu dapat mengurangi ketegangan, kata-kata cinta dapat menyembuhkan hati yang luka.

Untuk memperoleh bahagia tidak perlu memiliki yang terbaik dari segala hal, tidak perlu menyakiti orang lain. Untuk memperoleh bahagia hanya dengan membuat segala hal yang datang dalam hidup kamu menjadi istimewa. Ada banyak cara untuk bahagia adikku. Jangan sampai kamu sakiti orang lain hanya untuk kebahagiaanmu sendiri.

Kamu tidak dapat melangkah dengan baik dalam kehidupan kamu sampai kamu mampu melupakan kegagalan kamu dan rasa sakit hati. Ketika kamu lahir, kamu menangis dan semua orang di sekeliling kamu tersenyum. Hiduplah dengan hidupmu, hiduplah untuk Yang Maha Hidup. Hingga ketika kamu meninggal, kamu satu-satunya yang tersenyum dan biarlah semua orang di sekeliling kamu menangis.

Karena kamu begitu berharga bagi orang di sekeliling kamu, tunjukkanlah cinta dari hatimu dan biarkan sekeliling kamu menyadari bahwa mereka berarti buat kamu dan kamu berarti bagi diri mereka.

Cinta yang istimewa itu adalah ketika kamu mampu menunjukkan cinta dari hatimu kepada orang sekilingmu dengan tulus. Tanpa memandang siapa orang itu, tanpa memilih, tanpa menyakiti orang lain. Ya, cinta itu haruslah karena Sang Maha Pencinta.

Sabtu, 19 Januari 2013

Bidadaripun Cemburu Padamu


Inginkah kamu sejelita bidadari surga?
Mengapa hati ini senantiasa bergetar ketika kata ‘bidadari surga’ diperdengarkan.
Getar kecemburuan akan keindahan parasnya, kesucian jiwanya, ketundukkan pandangnya.

“ Di sisi mereka ada bidadari-bidadari yang tidak liar pandangannya dan jelita parasnya. Seolah-olah mereka adalah telur yang tersimpan dengan baik.” (QS. ash-Shaffat: 48-49)

Ibnu Katsir menafsirkan ayat tersebut dengan wanita-wanita yang pandai menjaga kehormatannya, yakni tidak mengarahkan pandangan mereka kepada yang bukan pasangannya. Paras mereka sangat jelita, matanya indah menawan, penampilannya luar biasa cantik, pandai menjaga diri, takwa dan bersih. Allah mensifati mereka dengan bentuk tubuh dan penampilan yang elok dan warna kulit yang sangat mulus. Pendek kata, bidadari surga adalah kesempurnaan pesona seorang wanita. Tak hanya pesona lahiriah, tapi juga batiniah. Kecantikan dari luar, maupun kecantikan dari dalam. Mereka jelita, namun bertakwa. Allah berfirman,“Di dalam surga-surga itu ada bidadari-bidadari yang baik-baik lagi cantik-cantik.” (QS. Ar-Rahman: 70).
Pesona sang bidadari berpendar semakin kuat karena mereka juga disebutkan bertubuh harum dan penuh dengan binar-binar cahaya. Diriwayatkan oleh Anas bin Malik ra., bahwa Nabi Saw. pernah bersabda, “Seandainya seorang bidadari dari surga menampakkan diri kepada penghuni bumi, niscaya cahaya tubuhnya dan bau harumnya akan memenuhi ruang antara langit dan bumi, serta kerudung rambutnya lebih indah dan lebih bernilai daripada dunia seisinya.” (HR. Bukhari no. 2796).
Silakan kamu mencari padanan wanita yang sejelita bidadari surga. Monalisakah? Jenifer Lopez, atau Angelina Jolie, atau Ema Watson kah? Atau para peraih titel Miss Universe atau Miss World. Tampaknya, kedahsyatan para perempuan yang menggetarkan jagad karena kecantikannya itu, tak ada apa-apanya dibanding para bidadari surga. Kehebatan mereka tak terpatahkan, kecuali oleh kompetitor yang satu ini: PARA WANITA SHALIHAH!!!
Ya, wanita shalihah, meskipun di dunia memiliki wajah biasa-biasa saja, ternyata mereka akan menandingi kemuliaan para bidadari ketika memasuki pintu surga dan menapaki tanah surga yang “…merupakan tepung putih, beraroma kesturi dan bersih” (HR. Muslim), serta memasuki bangunan di surga yang “batu batanya dari emas dan perak, adukannya beraroma kesturi, kerikilnya mutiara lu’lu’ dan mutiara yakut, tanahnya adalah za’rofan.” (HR. Ibnu Hibban, Ibnu Majah, Ahmad dan Tirmidzi)
Ummu Salamah ra. bertanya kepada Rasulullah saw., “Ya Rasulullah, beritakanlah kepada kami, mana yang lebih utama di surga, wanita di dunia ataukah bidadari surga?”Rasulullah saw. lalu menerangkan bahwa perempuan dunia, di surga sangat lebih utama dari pada biadadari surga karena shalat, puasa dan ibadah yang dilakukan mereka. “Allah SWT memberi cahaya di wajah mereka, mereka mengenakan sutera di tubuhnya, warna kulit mereka putih, pakaian mereka hijau, perhiasan mereka kuning, pedupaan mereka mutiara dan sisir mereka adalah emas. Mereka mengatakan,
”Ummu Salamah kembali bertanya, “Ya Rasulullah, ada di antara kami yang menikah dua atau tiga kali. Jika ia meninggal dunia dan suami-suaminya masuk surga, siapakah yang menjadi suaminya di surga?” Rasul menjawab, “Wahai Ummu Salamah, ia diberi kebebasan memilih mana di antara suaminya yang paling baik akhlaknya.” Lalu Ummu Salamah berkata, “Ya Rabb, jika suamiku yang ini adalah suami yang paling tampan di dunia, nikahkanlah aku dengannya.” Rasulullah saw menerangkan, “Wahai Ummu Salamah, ketampanan wajah musnah dengan kebaikan dunia akhirat.” (HR. Thabrani).
Jadi, wanita dunia, ketika masuk surga, akan mampu mengalahkan kejelitaan para bidadari. Ini seperti perkataan Aisyah ra., “Perempuan-perempuan Shalihah di dunia akan berkata kepada bidadari surga, ‘Kami melakukan shalat sedangkan kalian tidak melakukan shalat. Kami berpuasa sedangkan kalian tidak melakukannya. Kami bersedekah sedangkan kalian tidak. Kami, perempuan Shalihah di dunia, mengalahkan bidadari surga.”Inilah yang menyebabkan—meminjam istilah Salim A. Fillah—bidadari pun merasa cemburu kepada para wanita Shalihah di dunia. Kuncinya adalah ketaatan. Ilmu yang mendalam. Amal-amal shalih. Ibadah. Karena, tujuan penciptaan manusia sesungguhnya semata-mata hanya agar manusia itu beribadah, menyembah Sang Pencipta dengan kepasrahan total.
Wallahu a’lam.

Jumat, 18 Januari 2013

INSPIRASI CINTA

Lama blog ini tidak terurus, maka kali ini cinta yang menjadi inspirasi awal tulisan ini. Tak pernah bosan dan tak akan letih ketika kita membicarakan tentang cinta.

Cinta yang membuat Romeo menenggak racun melihat kekasih hatinya Juliet terkapar, cinta juga yang membuat Majnun seperti kehilangan akal. Biarkan cerita cinta dalam roman-roman picisan ditentukan oleh para pesyair. Biarlah cinta ini hanya Allah yang menjaga, biarkan DIA yang menjadikan scenario cinta ini.

Namun cinta yang hadir dalam diri ini kuyakinkan takkan membuhuhku. Karena sejatinya cinta adalah fitrah yang berlaku atas makhlukNya dan cinta adalah pesan agung Sang Maha Pencinta pada manusia. Harusnya cinta menjadikan hidup lebih bergairah bukannya justru melemahkan. Harusnya cinta membuat hidup berenergi bukannya malah menyakiti.

Biarlah cinta yang begitu fitrah hanya ditambatkan pada Sang Maha Pencinta, yang menghadirkan cinta di hati-hati manusia. Menghadirkan cinta seorang ibu pada anaknya, menghadirkan cinta seorang istri pada suaminya, menghadirkan cinta seorang guru pada muridnya, menghadirkan cinta seorang pemimpin pada rakyatnya. Namun harus kita sadari, DIA juga yang berhak mencabut cinta hingga ke akar.

Bila belum siap meminang seseorang dengan Al-Qur’an, cukup cintai ia dalam diam. Bila belum siap melangkah lebih jauh dengan seseorang, cukup cintai ia dalam diam. Karena diammu adalah salah satu bukti cintamu padanya. Karena diammu, memuliakan dia dengan tidak mengajaknya menjalin hubungan yang terlarang. Kau tak mau merusak kesucian dan penjagaan hatinya.

Karena diammu bukti kesetiaanmu padanya. Mungkin saja orang yang kau cinta adalah juga orang yang telah ALLAH pilihkan untukmu. Bukankah lebih indah jika semua dilalui dengan proses yang ALLAH ridhoi?

Ingatkah tentang kisah Fatimah dan ALi ? Yang keduanya saling memendam apa yang mereka rasakan, bahkan syetan saja tidak tahu. Hingga akhirnya ALLAH pertemukan mereka dalam ikatan suci nan indah dipenuhi keberkahanNya.

Karena dalam diammu tersimpan kekuatan, kekuatan harapan. Hingga Allah akan membuat harapan itu menjadi nyata hingga cintamu yang diam itu dapat berbicara dalam kehidupan nyata. Bukankah Allah tak akan pernah memutuskan harapan hamba yang berharap padaNya?

Dan jika memang 'cinta dalam diammu' itu tak memiliki kesempatan untuk berbicara di dunia nyata, biarkan ia tetap diam. Jika dia memang bukan milikmu, toh Allah bersama waktu akan menghapus 'cinta dalam diammu' itu dengan memberi rasa yang lebih indah pada orang yang lebih tepat.Biarkan 'cinta dalam diammu' itu menjadi memori tersendiri dan sudut hatimu. Menjadi rahasia antara kau dengan Sang Pemilik hati.

Tidaaaaaak, semua sudah terlanjur terungkap. Cinta sudah terlanjur tercurah, rasa sayang sudah terlanjur subur. Saat semua sudah terjadi dengan percuma, biarlah ALLAH yang menjadi penentram hati yang luka. Duhai hati yang tak mampu menjaga diri dari hadirnya cinta yang begitu murni. Tidak ada kata terlambat untuk mensucikan hati. Sungguh ALLAH sebaik-baiknya penerima taubat.

Catatan hati seorang yang terluka:

“Dalam hidupku, aku tidak bisa melupakanmu barang sesaat pun. Kupendam cintaku demikian lama, tanpa mampu menceritakannya kepada siapapun. Engkau memaklumkan cintamu dilabuhkan pada cinta yang lain, sementara aku membakarnya di dalam hatiku bersama kesendirian bersama rasa sakit yang kau torehkan. Kini, aku harus menghabiskan hidupku dengan seseorang, padahal segenap jiwaku sudah hilang bersama jiwamu yang pergi kian menjauh.

Kamis, 17 Januari 2013

INSPIRASI HATI

Setiap angan yang tergambar adalah karya, setiap kata yang tertulis adalah kisah. Kisah yang menceritakan perjalanan dimensi waktu yang terlewati. Terlalu banyak hal yang kadang tak dapat kita maknai di dunia ini. Semua berlalu seperti angin yang menyejukkan, hanya sekedar menyejukkan saja tanpa mampu kita maknai. Bersama angan yang melayang terbang menembus pusara waktu, cukuplah Allah yang menjadi inspirasiku. Yang memberi jawaban atas ketidakmengertianku akan fenomena alam yang kadang di luar nalar. Cukup bagiku Allah saja, karena berharap pada manusia haruslah bersiap-siap untuk kecewa untuk terluka untuk diingkari. Cukup Allah saja yang menjadi inspirasi hati ini, menghambakan diri padaNya dengan sebenar-benarnya penghambaan. Karena hanya dengan menggantungkan harapan pada Allahlah diri tidak akan kecewa dan tidak akan dikhianati.

Penghambaanku (Star five)
Dibanyak malam aku berdo'a
Karna diri ini trus merasa
Bagai tanah lumpur yang bernoda
Tiada bersih hanya penuh cela

Dibanyak waktu aku tersadar
Hanya dosa dan dosa terhampar
Meski tetes air mataku mengurai
Tak akan mampu dosa terlerai

Ya Allah hanya Engkau yang bisa
Ampuni hamba tunjukan cahaya
Ya Allah Engkau satu yang mampu
PertolonganMu selamatkan aku

Tiada daya aku tuk melangkah
Bertemu denganMu pun aku tak kuasa
Tapi kepada siapa lagi ku memohon
Selain kepadaMu

Dibanyak hari aku mencoba
Sebut nama untuk mengingatkan
Agar tak mengulang salah-salah yang sama
Salah yang slalu berakhir penyesalan

Memang Penghambaanku belumlah sempurna
Sgala nilai ibadah masih terpatri duniawi
Segala nilai amalan masih terbetik pujian
Ya Allah tetapkan imanku untuk terus dijalanMu

Tiada daya aku tuk melangkah
Bertemu denganMu pun aku tak kuasa
Tapi kepada siapa lagi ku memohon
Selain kepadaMu, kembali aku

Aku akan belajar menjadi wanita solehah yang dirindukan syurga. Terus dan terus belajar. Terus dan terus berubah menjadi lebih baik.