Minggu, 20 Januari 2013

Mencintai Dengan Istimewa


Buat adik-adik sepupuku terkasih yang tengah melalui masa-masa remaja. Maaf belum mampu menjadi kakak yang baik, belum mampu memberi teladan untuk kalian. Hanya satu tulisan yang mampu tertoreh, semoga bermanfaat.

Sangatlah menyakitkan memang mencintai seseorang tetapi tidak dicintai olehnya. Mungkin lebih indah untuk mencintai dalam diam, tidak pernah menemukan keberanian untuk memberitahu mereka apa yg kamu rasakan. Hanya perlu satu menit untuk menghancurkan seseorang, satu jam untuk menyukai seseorang, satu hari untuk mencintai seseorang, tetapi membutuhkan waktu seumur hidup untuk melupakan seseorang. Hati-hati dengan hatimu adikku.

Cinta adalah ketika kamu membawa perasaan, kesabaran,dan romantis dalam suatu hubungan dan menemukan bahwa kamu peduli dengan dia. Namun hati-hatilah dengan cinta adikku. Karena bukan hanya manis yang akan dirasa ada juga sakit, kecewa dan terluka karenanya. Hal yang menyedihkan memang ketika dalam hidup adalah kamu bertemu seseorang yang sangat berarti bagimu. Namun beberapa waktu kemudian kamu mendapati ia pada akhirnya menjadi tidak berarti buatmu dan kamu harus rela membiarkannya pergi.

Ketika pintu kebahagiaan tertutup, sadarilah adikku bahwa ada pintu yang lain terbuka, tetapi kadang-kadang kita menatap terlalu lama pada pintu yang telah tertutup itu sehingga kita tidak melihat pintu lain yang telah terbuka untuk kita. Adikku, sungguh ternyata memang benarlah adanya bahwa kita tidak menyadari apa yang kita miliki itu sangat berarti untuk kita sampai kita kehilangan itu.

Adikku, memberikan semua cintamu pada seseorang tidak akan menjamin bahwa mereka akan mencintai kamu juga!!! Jangan mengharapkan cinta sebagai balasan, tunggulah sampai itu tumbuh di dalam hati mereka. Tetapi jika tidak, pastikan dia tumbuh di dalam hatimu.

Duhai adikku…Cinta datang kepada orang yang masih mempunyai harapan walaupun mereka telah dikecewakan. Kepada mereka yang masih percaya, walaupun mereka telah dikhianati. Kepada mereka yang masih ingin mencintai, walaupun mereka telah disakiti sebelumnya dan kepada mereka yang mempunyai keberanian dan keyakinan untuk membangun kembali kepercayaan untuk mencintai dan dicintai.

Duhai adikku…Semoga kamu mendapat cukup kebahagiaan untuk membuat kamu bahagia, cukup cobaan untuk membuat kamu kuat, cukup ujian untuk membuat kamu menjadi manusia yang sesungguhnya, dan cukup harapan untuk membuat kamu bahagia.

Selalu letakkan dirimu pada posisi orang lain. Jika kamu merasa bahwa itu menyakitkan kamu, mungkin itu menyakitkan orang lain juga. Kata-kata yang ceroboh dapat mengakibatkan perselisihan, kata-kata yang kasar bisa membuat celaka, kata-kata yang tepat waktu dapat mengurangi ketegangan, kata-kata cinta dapat menyembuhkan hati yang luka.

Untuk memperoleh bahagia tidak perlu memiliki yang terbaik dari segala hal, tidak perlu menyakiti orang lain. Untuk memperoleh bahagia hanya dengan membuat segala hal yang datang dalam hidup kamu menjadi istimewa. Ada banyak cara untuk bahagia adikku. Jangan sampai kamu sakiti orang lain hanya untuk kebahagiaanmu sendiri.

Kamu tidak dapat melangkah dengan baik dalam kehidupan kamu sampai kamu mampu melupakan kegagalan kamu dan rasa sakit hati. Ketika kamu lahir, kamu menangis dan semua orang di sekeliling kamu tersenyum. Hiduplah dengan hidupmu, hiduplah untuk Yang Maha Hidup. Hingga ketika kamu meninggal, kamu satu-satunya yang tersenyum dan biarlah semua orang di sekeliling kamu menangis.

Karena kamu begitu berharga bagi orang di sekeliling kamu, tunjukkanlah cinta dari hatimu dan biarkan sekeliling kamu menyadari bahwa mereka berarti buat kamu dan kamu berarti bagi diri mereka.

Cinta yang istimewa itu adalah ketika kamu mampu menunjukkan cinta dari hatimu kepada orang sekilingmu dengan tulus. Tanpa memandang siapa orang itu, tanpa memilih, tanpa menyakiti orang lain. Ya, cinta itu haruslah karena Sang Maha Pencinta.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar